Panduan Memotret Foto Produk Agar Menarik

Winners, selain faktor harga, hal yang bisa menjadi salah satu daya tarik utama dari sebuah toko online adalah foto produk. Pada dasarnya manusia adalah makhluk visual, artinya cenderung melihat sesuatu berdasarkan tampilan fisiknya, maka foto produk juga menjadi hal yang krusial. Sayangnya, meski banyak pemilik toko online tahu bahwa foto produk begitu penting dalam menarik pembeli, masih banyak dari mereka yang belum paham tentang cara mengambil foto produk yang baik dan menarik.

Terus gimana sih cara mengambil foto produk yang menarik? Kali ini WinMarket akan memberikan 8 tips bagaimana mengambil foto produk yang baik untuk toko online dan pastinya sangat mudah untuk kamu praktekkan.

Baca juga: Tips Deskripsi Produk Yang Menarik

Pencahayaan adalah yang paling penting

Dalam dunia fotografi pencahayaan adalah yang paling utama, sebagai penentu bagus atau tidaknya hasil foto yang kamu ambil. Semakin baik pencahayaan maka semakin bagus pula foto yang dihasilkan, begitu juga sebaliknya. Nah untuk hasil foto yang maksimal, lebih baik gunakan pencahayaan alami dari sinar matahari. Akan lebih baik lagi jika kamu mengambil foto di luar ruangan yang pastinya intensitas cahaya matahari lebih tinggi. Namun, jika terpaksa harus mengambil foto di dalam ruangan, usahakan untuk mencari ruangan yang terpapar cahaya matahari, seperti di dekat jendela misalnya. Jika dirasa masih kurang, tidak ada salahnya kamu menggunakan lampu sorot tambahan.

sumber: www.clubsnap.com

Tidak perlu beli kamera mahal, gunakan kamera smartphone aja cukup

Mendapatkan foto produk yang bagus tidak harus diambil dengan kamera mahal. Bagi yang punya modal yang cukup, silahkan saja jika ingin membeli kamera berkualitas tinggi untuk mendukung foto produk yang diambil. Namun, buat kamu yang baru mulai berjualan online, agar budget kamu tetap hemat, kamu masih bisa mengambil foto produk yang bagus dengan berbekal sebuah smartphone kok, asalkan teknik pengambilan foto yang kamu pakai itu benar dan tidak asal-asalan. Apalagi kualitas kamera smartphone sekarang sudah sangat bagus tidak kalah dengan kualitas kamera mahal. Tapi, tetap yah, pencahayaan jadi poin utama yang benar-benar harus diperhatikan.

Tidak perlu sewa studio foto, bikin studio mini aja!

Bagi pebisnis online pemula, pastinya cukup berat jika harus menyewa sebuah studio foto, hanya untuk sekedar memfoto produk saja. Padahal sebenarnya, kamu bisa membuat studio foto sendiri di rumah, tak perlu dengan peralatan super mahal ala-ala studio foto profesional, cukup menyediakan lampu sorot, background, dan perlengkapan sederhana lainnya. Jika tidak ingin repot menyiapkan berbagai peralatan untuk membuat studio foto di rumah, kamu bisa membeli studio foto mini. Harganya tergolong masih terjangkau jika dibandingkan dengan harus berkali-kali ke studio foto untuk mendapatkan foto produk yang bagus dan menarik bagi pembeli.

sumber: www.cameraindo.com

Gunakan background polos berwarna netral agar fokus pada produk

Calon pembeli akan bingung jika background yang digunakan bermacam-macam. Gunakan background foto yang polos dan berwarna netral seperti putih, agar fotonya menampilkan fokus utama pada produk saja. Dengan begitu, saat melihat foto produk yang terpajang di etalase toko online-mu, mata calon pembeli akan langsung tertuju pada produk yang kamu jual, bukan pada hiasan pendukung ataupun background yang digunakan. Hindari memotret foto produk dengan latar belakang lantai keramik, dinding polos, sprei, atau benda sehari-hari yang sudah ada sebelumnya, agar foto produkmu tidak terlihat jelek dan murahan. Mungkin ada pengecualian jika dindingmu ada wallpaper yang memang cocok untuk dijadikan latar belakang. Tapi, kalau tidak, belilah karton putih untuk dijadikan latar belakang foto produkmu, masih murah bukan?

Ambil foto dari beberapa angle

Fotomu harus memperlihatkan bentuk produkmu dengan jelas, agar calon pembeli bisa lebih mengenali produk yang diinginkan. Tapi, kadang satu foto saja pasti tidak cukup untuk melakukan itu. Jadi, akan lebih baik jika kamu memotret lebih dari satu foto untuk produkmu dimana masing-masing foto dipotret dari angle yang berbeda. Misalnya, untuk produk seperti sepatu, kamu perlu foto dari depan, belakang, samping, atas bawah, atau dari sudut 60 derajat dengan elevasi (ketinggian) 45 derajat, jangan lupa pula untuk mengambil foto yang memperlihatkan detail produk tersebut. Di WinMarket, kamu bisa mengupload sampai delapan foto untuk tiap produk yang ingin kamu jual. Jadi, manfaatkan untuk mengupload lebih dari satu foto dan dari angle yang berbeda-beda. Hindari penggunaan bentuk kolase foto agar produkmu lebih terlihat detailnya.

Pakai foto model, perlu nggak yah?

Khusus untuk produk fashion, penggunaan model saat mengambil foto produk bisa menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Produk fashion yang terlihat begitu pas di tubuh sang model, pastinya akan membuat produk yang kamu jual terlihat lebih menarik mata. Kamu tidak perlu membayar model papan atas kok, cukup dengan meminta bantuan teman ataupun saudara kamu untuk menjadi model dadakan.

sumber: www.freepik.com

Edit foto seperlunya saja

Salah satu cara mudah untuk memperindah hasil foto produk adalah dengan mengeditnya menggunakan aplikasi pendukung. Memang tidak ada salahnya kamu menambahkan efek-efek tertentu pada foto produk, tapi jangan berlebihan yah. Editlah foto seperlunya saja, seperti untuk mengatur kontras dan tingkat kecerahan foto. Penggunaan efek yang terlalu berlebihan hanya akan membuat foto produk kamu terlihat “palsu” dan membuat produk asli yang diterima pembeli nantinya berbeda jauh dengan produk yang terlihat pada foto. Pastinya kamu tidak mau kan pembeli kecewa karena produk yang diterima tidak sesuai dengan foto?

Tambahkan watermark agar foto kamu nggak disalahgunakan orang lain

Siapa sih sih yang mau fotonya dipakai oleh orang lain tanpa ijin, apalagi jika sampai disalahgunakan? Nah agar hal tersebut tidak terjadi, kamu bisa menambahkan watermark pada semua foto produk yang terpajang di etalase toko online-mu. Watermark adalah sebuah sentuhan untuk menandai foto produk. Namun kamu harus perhatikan penempatan watermark juga, hindari menambahkan watermark pada bagian pojok foto karena mudah dihapus. Sebaiknya letakkan watermark di tengah produk, tapi atur tranparansi foto sedemikan rupa agar  tidak menutupi bagian utama produknya. Watermark yang efektif hanya menandakan nama toko online, brandmu saja atau kode produk saja.

Nah gimana Winners, ternyata tidak sulit kan mendapatkan foto produk yang baik dan menarik? Gak perlu menggunakan kamera mahal, berbekal kamera smartphone dan teknik pengambilan foto yang benar seperti tips di atas, pastinya hasil foto produk yang kamu ambil tidak kalah menarik daripada hasil foto kamera mahal. Selamat mencoba dan emoga tips di atas bisa membuat toko online kamu kebanjiran order yah, Winners!

Jika Anda suka atau merasa artikel ini bermanfaat, silahkan SHARE melalui tombol Social Media (Facebook, Twitter, Google+ atau Linkedin) yang kami sediakan. Terimakasih 

Yuk tinggalkan komentar Anda.. 🙂

Leave a Reply